Nutanix Overview

Posted on

Nutanix adalah hyper-converged infrastructure, yang mana saat ini menjadi perhatian besar didalam dunia IT. Muncul pemain-pemain baru di hyper-converged infrastructure seperti Simplivity, VMware EVO:Rail, EMC ScaleIO, dan lain sebagainya.

Waht is Hyper-Converged?

Hyper-Converged adalah solusi untuk menggabungkan Compute (Server), Storage and Networks dalam 1 solusi atau dalam 1 hardware. Solusi ini akan mengurangi complexy dari sisi management dan juga harga. Jadi seperti di Nutanix, dalam 2 U Server, didalamnya terdapat 4 independent server (node), yang masing-masing mempunyai 2 Socket CPU, RAM, 2x10GbE, 2x1GbE, 6 Disks. Sehingga total dalam 2U Server (Seri NX-3450) terdapat 80 Cores CPU, 2TB RAM (asumsi 512GB per node), 8x10GbE dan 16TB Row SATA, 3.2TB SSD Row.

Storage di Nutanix (Converged Storage), mengurangi complexy dari sisi storage layer, karena tidak diperlukan lagi LUN, Volume, Zoning, etc seperti saat kita configure FC Storage. Storage di Nutanix adalah NFS, benefit dari NFS adalah mengurangi overhead dari sisi disk groups dan LUNs.

Nutanix Architecture

Didalam Nutanix ada istilah nodes dan block. Block adalah 2U rack mount chassis yang didalamnya terdapat 4 nodes. Hardware Nutanix adalah OEM Super Micro atau Dell.

Didalam setiap nodes terdapat Nutanix Controller VM (CVM). CVM adalah storage appliances atau controller yang menggunakan VMware Direct Path untuk access langsung ke LSI Disk Controller. Hal ini yang memungkinkan CVM dapat mengontrol langsung DISKs tanpa harus melalui hypervisor (ESXi or Hyper-V or KVM). Nutanix tidak menggunakan RAID dan tidak ada RAID Controller didalamnya. Nutanix Distributed Files System (NDFS) adalah algoritma yang dimiliki (proprietary) Nutanix untuk mendistribusikan files system atau replikasi data ke setiap Nodes. NDFS adalah teknologi yang mirip seperti yang digunakan oleh Googles Files System, Facebook dan Web-Scale Technology lainnya.

Hypervisor di install didalam SATA DOM (Disk on Motherboard) module. Jadi ada flash chip sebesar 64GB didalam motherboard per node (baca artikel Unboxing Nutanix). CVM adalaah VM yang berjalan diatas hypervisor, yang mempunyai konfigurasi 8 vCPUs dan 16-24GB RAM. CVM mempunyai 2 vNICs yaitu 1 vNIC connect ke production network dan 1 vNIC connect ke private vSwitch. Private vSwitch mempunyai VMkernel adapter dan tidak mempunya physical network adapter (pNIC). Private netwoek digunakan untuk komunikasi dari host ke CVM untuk mounting NFS datastore dari Nutanix Storage Cluster. CVM menggunakan public vNIX untuk komunikasi antar CVM di node lainnya dan juga untuk cluster monitoring plus replicate data.

Gambar dibawah ini adalah diagram per Node:

ntnx-bible-architecture-01

 

Dan gambar dibawah ini adalah diagram per Cluster Nutanix:

ntnx-bible-architecture-02

Dan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan adalah:

  1. Apa yang terjadi ketika CVM failure didalam 1 node? Autopathing akan redirect IO ke CVM di node lain didalam cluster yang sama.
  2. Apa yang terjadi ketika disk failure dalam 1 node? Nutanix Storage Cluster akan “sustain” single disk failure saat itu, dan system akan redistribute data melalui Cluster. Ketika rebuild atau redistribution selesai maka Cluster akan Healthy kembali. Proses ini sangat cepat (ms).
  3. Apa yang terjadi ketika 1 node failure? Prosesnya hampir sama dengan point 2, data akan di redistribute didalam Cluster. Hanya saja proses ini Nutanix menggunakan MapReduce untuk mempercepat proses. Jika kita mempunyai 3 node didalam 1 Cluster, maka hanya diperbolehkan 1 node failure. Oleh karena itu minimal 3 node diperlukan untuk membentuk 1 Nutanix Cluster.

 

Management Console

Management Console di Nutanix adalah PRISM. PRISM adalah web interface seperti gambar dibawah ini.

N-08

Pertama kali kita login, maka menu awal seperti gambar diatas. Terlihat kiri atas adalah hypervisor yang terinstall adalah ESXi, jika menggunakan Microsoft Windows maka terlihat adalah Hyper-V. Kemudian juga terlihat versi ESXi, dibawahnya adalah total storage kapasitas, total VMs (230 VMs), total node (5) dan total blocks (2). Di kolom tengah terlihat performance monitoring IOPS, Bandwidth, CPU dan Memory. Dan kolom paling kanan adalah Events dan Alerts.

Dipojok kiri atas ada menu drop down (Home), kemudian saya pindah ke menu Storage Diagram View. Maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.

n-10

Sekarang kita pindah ke menu VM, yang akan memberikan kita detail VM yang running didalam Cluster. Terlihat disana total VM, total CPU dan Memory. Kemudian juga ada report by IOPS, IO Latency, Memory Usage dan CPU Usage.

N-11

Kemudian kita pindah ke VM Table, maka terlihat detail per-VM, seperti gambar dibawah ini. Jika kita lihat informasi yang ada, maka saya rasa fungsi ini sama dengan VMware vCenter Ops, yang tidak ada hanyalah Forecast Analysis. Disini kita bisa searching VM kemudian melakukan analysis performance per-VM based on CPU, Memory, IOPS, Latency ataupun Network.

N-12

Dan sekarang kita pindah ke menu Storage Diagram. Terlihat semua informasi yang berhubungan dengan Storage seperti Usahe, IOPS, IO Bandwidth, IO Latency. Dan di pojok kanan atas, terdapat 2 menu yaitu “Container” dan “Storage Pool”.

Storage Pool, adalah gabungan semua disks yang ada disemua Nodes. Container adalah seperti Datastore. Kita dapat membuat beberapa Container dalam 1 Storage Pool. Sama halnya dengan traditional storage, kita dapat membuat beberapa LUNs dalam 1 Disk Group.

N-13

Menariknya disini adalah Nutanix tidak ada RAID tetapi menggunakan NDFS, tidak ada Volume atau LUNs. Contoh, kita akan membuat 1 Container, maka saya click menu Container di pojok kanan atas, akan muncul menu dibawah ini.

N-14

Menariknya lagi, kita kita ingin mount new container ke beberapa hosts/nodes, kita hanya perlu lakukan centang seperti gambar dibawah ini. Bayangkan jika kita menggunakan SAN, harus melakukan Zoning terlebih dahulu, kemudian setting WWN ID ke masing-masing hosts, dst.

N-15

Dan kita dapat melakun compress ataupun dedup pada container yang telah kita buat, dan hanya one click maka selesai seperti gambar dibawah ini. Menarik bukan?

N-16

Dan yang tidak kalah, yaitu build-in replication. Kita dapat melakukan replication N-Way artinya bisa melakukan replikasi ke 3 tempat (A->B->C) ataupu 6 tempat (A->B->C->D->E->F). Yang sangat memudahkan yaitu kita bisa lakukan per-VM based dan tetap replikasi per block level. Bayangkan di traditional storage, harus dilakukan replikasi LUN ke LUN. Jadi jika terdapat 50 VM per-LUN, maka total semua 50 VM akan di replikasi ke LUN di DR Site. Replikasi di Nutanix, bisa intergrated dengan VMware SRM.

N-17

Demikian ulasan Nutanix, walau tidak selengkap lengkap tetapi bisa menjadi tambahan pengetahuan kita. Dan kita akan lanjutkan kembali pembahasan detail Nutanix di lain waktu.

Disclosure:
Terima kasih kepada Nutanix yang telah memperbolehkan saya untuk “kotak-katik” lab Nutanix di Singapore.🙂🙂🙂
I would like to thank the greater Nutanix team for their help in providing the access to their lab and willingness to answer questions during our process.

8 thoughts on “Nutanix Overview

    John said:
    October 23, 2014 at 6:54 pm

    interesting post, if readable …

      iswarade responded:
      October 27, 2014 at 10:39 am

      Hi John, Thanks for your comment. Yes, I write it in Bahasa (Indonesian). Cause so many asked me to write in Bahasa.
      Maybe next time I will write in English.🙂 Thanks for visit my blog.

    […] Please read my other post for VMware EVO:RAIL and Nutanix. […]

    fadloli said:
    April 17, 2015 at 3:11 pm

    kalau mau belajar Nutanix bagaimana ya omm?apakah ada labs seperti vmware?Thx

      iswarade responded:
      September 13, 2015 at 9:16 pm

      Hi fadloli, bias download community edition di nutanix community website. Software tsb bisa dijalankan di any hardware or vmware workstation/fusion.

    Jaka lukitawarna said:
    October 27, 2015 at 10:19 pm

    Mohon informasi tentang speknya nutanix, untuk di bundling dengan layanan Umeetme

    joseph said:
    December 4, 2015 at 1:16 pm

    hiii kangg ,tx buat share nutanixnya…….btw share juga step instalationnya caranya :))))))tx uuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s