Troubleshoot Disks di Server Core

Posted on Updated on

Pada saat kita menjalankan Virtual Machine di Hyper-V Server 2008 (Atau Windows Server 2008 Hyper-V dengan Server Core Enabled), kadangkala kita perlu melakukan troubleshoot di Host Server seperti converting, menambah disk baru, meningkatkan kapasitas  volume  disks, shrinking ataupun menghapus disks yang sudah ada. Dan semua itu harus dilakukan di Server Core  yang tentunya tidak mempunyai GUI.

 

1.       Disks Converting

Default di Windows Server 2008 adalah Basic Disk. Dan di Windows Server terdapat dua macam type disk yaitu Basic dan Dynamic.  Dynamic Disk diperkenalkan di Windows Server 2000. Dengan Dynamics Disk kita bisa melakukan  simple volumes, spanned volumes, striped volumes dan RAID-5 volumes.

Dengan command diskpart.exe kita bisa melakukan converting disk, contoh:

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART>
convert dynamic
DISKPART> exit

2.       Membuat Volumes Baru 

 

Masih mengunakan command diskpart.exe, kita dapat membuat volumes seperti:

Create volume simple ; Create volume stripe ; Create volume raid 

Contoh membuat RAID5 volumes dengan disks ID 1,2 dan 3:

diskpart.exe
DISKPART> create volume raid size=20483 disk=1,2,3
DISKPART> exit

3.       Membuat Partisi Baru 

 

Menggunakan diskpart.exe, kita dapat membuat partisi baru, seperti:

Create partition primary ; Create partition extended ; Create partition logical 

Contoh membuat primary partition di unused space menggunakan basic disks:

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART> create partition primary size=3078

DISKPART> exit

 

4.       Shrinking 

 

Contoh melakukan shrinking disk di volume pertama dengan 3000 MBs:

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART> select volume 1
DISKPART> shrink desired=3000
DISKPART> exit

5.       Extending 

 

Contoh melakukan extending  disk di volume pertama dengan menambah 3000 MBs mengunakan disk2:

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART> select volume 1
DISKPART> extend size=3000 disk=2
DISKPART> exit

 

Command ini sering saya gunakan untuk menambah volumes disks dengan case study:

1.       Pada saat melakukan converting dari Physical Server ke Virtual Server,  kapasitas volume 0  adalah 15GB.

2.       Setelah selesai melakukan converting, di virtual server dilakukan extending volumes 0 menjadi 30GB.

 

6.       Deleting 

 

Contoh melakukan penghapusan  disk:

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART> select volume 1
DISKPART> delete volume
DISKPART> exit

7.       Formating 

 

Contoh melakukan format disk dengan NTFS kemudian enable compress dan member label “Data” dan disk bisa diakses melalui drive F :

diskpart.exe
DISKPART> select disk 0
DISKPART> select volume 1
DISKPART> format fs=ntfs label=”Data” compress
DSKPART> assign letter=f
DISKPART> exit

8.       Checking Disk

Bisa dilakukan dengan command: chkdsk.exe D: /f   Check drive D dan fix errors  

 

9.       Defragmenting Disk

 

Bisa dilakukan dengan command:defrag.exe -c  Defrag semua volumes

 

Kesimpulan:

Gunakan command ? atau help, jika anda membutuhkan bantuan di Server Core. Menggunakan Server Core mengingatkan saya kembali ke jaman DOS. Ataukah Server Core = MS DOS 2008? J

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s