Windows Server 2008 Virtualization

Posted on Updated on

Server Virtualization adalah kemampuan dari satu system/server untuk menjadi host bagi multiple guest OS. Banyak server di data center yang hanya mempunyai performance processor  dibawah 5%-10%, artinya adalah masih banyak kemampuan processor yang tidak digunakan. Dengan menggabungkan beberapa server menjadi satu, akan menjadikan perusahaan dapat memaksimalkan performance dari sebuah server dan tentunya banyak penghematan disisi power, cooling, space, maintenance cost dan networking environment. Microsoft telah meluncurkan sebuah aplikasi virtualisasi baru dalam upayanya untuk menyaingi pemimpin pasar dalam bidang virtualisasi komputer yaitu VMware.

Integrasi Teknologi Hypervisor di Windows Server 2008

Micorosot banyak melakukan perubahan besar kedalam Operating System untuk menuju Next Generation Virtual Server Technology. Didalam Windows Server 2008, Microsoft memasukkan teknologi virtualisasi yang disebut Hypervisor (Hyper-V).

Windows Server 2008 menggunakan model virtualisasi microkernelized dimana satu VM adalah partisi parent sedangkan yang lain adalah partisi child. Sebuah partisi adalah basic unit yang disupport oleh hypervisor. Sebuah partisi dibuat oleh sebuah physical address space dengan satu atau lebih virtual prosesor sehingga kita dapat meng-assign CPU cycles, memory, dan devices ke partisi tersebut. Partisi parent adalah partisi yang membuat dan mengorganisasi partisi child dan partisi ini memiliki virtualization stack yang digunakan oleh partisi child. Partisi parent juga menjadi default owner dari semua hardware resources sehingga bertanggung jawab terhadap misalnya power management, plug and play, loading, dan booting hypervisor.

Hyper-V

Windows Server Virtualization hanya mendukung  x64 Edition technology dan tidak bisa diinstall di arsitektur x86. Dia butuh hardware processor dengan hardware-assisted virtualization support, jadi cuma processor AMD-V dan Intel VT support.Hyper-V tersedia di Windows Server 2008 Standard, Enterprise dan Datacenter.

Fitur Baru dari Hyper-V

·         Mendukung x64-bit untuk guest OS.

·         Memory allocation lebih besar dari 32GB per session.

·         Mendukung Quad Core per guest OS.  
 

Microsoft Hyper-V Server sebagai Role di Windows Server 2008

Virtual Server installation dapat diaktifkan sebagai server role seperti fungsi lainnya di dalam Windows 2008 seperti Terminal Services, Network Protection, SharePoint services, dsb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s