RT/RW Net

Posted on

RT/RW net tampaknya cukup membuat gempar dunia persilatan Internet. Pola fikir konvensional, bahwa Internet hanya berupa ISP & WARNET menjadi terusik. Tidak pernah terpikir sebelumnya bahwa sebuah kompleks perumahan, sebuah kompleks perkantoran dll dapat dihubungan satu sama lain & men-share akses Internet yang sama.

Pola pembiayaannya sederhana, tetangga kita ikut menshare biaya akses ke Internet yang kita sewa 24 jam. Jadi misalnya, untuk akses ke Internet kita menyewa leased line Telkom 64Kbps seharga Rp. 4 juta / bulan, maka jika ada 20 tetangga yang ikut menggunakan akses tersebut; biaya per tetangga menjadi sekitar Rp. 200.000 / bulan untuk akses Internet 24 jam / hari. Sangat murah di bandingkan dengan biaya pulsa telkom yang biasanya kita keluarkan untuk Internet.

Secara umum sebetulnya teknologi yang digunakan tidak berbeda dengan teknologi WARNET biasa. Ada tiga (3) komponen utama yang digunakan untuk membangun sebuah RT/RW-net, yaitu:

  • Sambungan ke Internet (biasa kita menginginkan akses 24 jam)
  • Gateway yang beroperasi 24 jam.
  • Hub LAN untuk menyambungkan semua komputer workstation (termasuk PC tetangga).

rt-rw-net.jpg

 

4 thoughts on “RT/RW Net

    jwwt said:
    July 9, 2007 at 1:35 am

    mr dedi, bisa lebih dijelaskan apa lagi yg dibutuhkan untuk membangun fasilitas diatas, mungkin seperti software, hardware, dan cara maintenance nya..

    plizzz deh yg lengkap hehehe

    iswarade responded:
    July 9, 2007 at 3:40 am

    Sebenarnya sih di diagram sudah jelas, bagi yang bisa baca..he..he..
    Btw, berikut listnya:
    1. PC sebagai Gateway (P1, RAM 64MB, Wireless Internet)
    Jika menggunakan Windows, paket software minimal yang perlu di install adalah:
    •Software Wingate / Winroute untuk proxy
    •Software Mdaemon untuk mail server.
    Jika menggunakan Linux (Linux Mandrake 8.0), paket perlu di install adalah:
    •Software Squid atau iptables untuk proxy server.
    •Software postfix, fetchmail, imap untuk mail sever.

    2. Hub bekas (cukup 10MBps) & hubungan network ke tetangga

    jwwt said:
    July 10, 2007 at 1:35 am

    mene ge tehee..orang diagramnya butut begitu .. ora iso ke baca jelas..hehehe..

    hmm..nyoba aahh..trus kalo mo implement voip entu gimana bang..bisa dijelasin lagih gak…hehehe..

    bang dedi neh..kl ditanya langsung, suka pelit..alias koret..susaaah bgt jawabnya..becanda mulu..hehehe..tp kl ditanyanya disini..tumben2 an jelasin enak hehehe..

    bah..hari ini dia orang gak masuk..hmm..jangan-jangan..hmm..

    acong said:
    August 5, 2008 at 11:29 am

    pak, saya mau tanya
    apakah antena penerima rt/rw-net dapat diganti dg antena mikrostrip 2,4 GHz.
    apakah ada keunggulan/kerugian menggunakan antena mikrostrip untuk rt/rw-net???
    trima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s